raja singa
Mungkin sebagian besar orang masih awam jika mendengar penyakit raja singa, lalu apakah penyakit raja singa itu? Ya penyakit raja singa ataupun penyakit sifilis adalah salah satu jenis penyakit menular seksual dan diketahui cara penyebarannya adalah melalui berbagai macam aktivitas seksual seperti seks vaginal, anal maupun seks oral.

Meskipun penyakit ini menyebar dari luka, namun sebagian besar luka tersebut tidak dikenali dan seseorang yang terinfeksi sering tidak menyadari bahwa mereka telah menularkan penyakit raja singa kepada pasangan seksualnya, sehingga sangat disarankan ke dua pasangan diobati secara bersamaan dengan alasan menghentikan penyebaran infeksi tersebut.

Diketahui penyakit raja singa ini disebabkan oleh adanya bakteri yang bernama Treponema pallidum. Dan biasanya penyakit ini bisa diobati terutama jika tertular sejak dini. Namun jika segera diobati maka tidak akan hilang dengan sendirinya, sehingga siapa pun yang khawatir terinfeksi harus mencari bantuan medis sesegera mungkin.

Waspada, Ini Gejala Raja Singa Pada Pria dan Wanita

Sebelum membahas lebih lanjut perlu Anda ketahui bahwa penyakit raja singa ataupun sifilis dikategorikan berdasarkan stadium dengan beragam gejala yang berhubungan dengan setiap tahap dan gejala-gejala tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

Gejala Sifilis Primer

Gejala sifilis primer ataupun gejala raja singa yang primer yang pertama adalah:

  1. Munculnya satu atau beberapa luka sifilis yang tidak menyakitkan, berbentuk bulat disebut chancres di bagian mulut atau Miss V atau Mr P
  2. Masa inkubasi chancres sekitar 3 minggu setelah terpapar bakteri.
  3. Setelah chancres berlangsung 3 sampai 6 minggu mungkin gejala tersebut akan hilang dengan sendirinya akan tetapi perawatan sangat diperlukan untuk mencegah penyakit raja singa ini berlanjut ke fase berikutnya.

Gejala Sifilis Sekunder

Gejala sifilis sekunder ataupun gejala raja singa sekunder selanjutnya adalah sebagai berikut:

  1. Timbul ruam di kulit, biasanya ruam tersebut akan muncul di telapak tangan atau bagian bawah kaki dan ruam ini bisa timbul seperti warna merah, atau merah coklat.
  2. Terdapat luka di mulut, anal, dan kelamin seperti kutil.
  3. Terasa sakit pada otot, demam, sakit tenggorokan, kelenjar getah bening membengkak, rambut mengalami kerontokan, sakit kepala, penurunan berat badan, dan merasa kelelahan.

Perlu Anda ketahui juga bahwa gejala sifilis sekunder dapat sembuh sendiri setelah beberapa minggu dan gejala ini bisa kembali lagi pada berbagai waktu selama setahun. Sehingga jika tidak diobati maka sifilis sekunder akan berlanjut ke tahap laten dan akhir.

Sifilis Laten

Tanpa adanya pengobatan maka penyakit sifilis sekunder akan berlanjut ke tahap selanjutnya yaitu sifilis laten. Pada fase ini sifilis berlangsung beberapa tahun, akan terdiri dari tubuh yang menyimpan penyakit tanpa ada gejala sifilis

Meskipun tidak ada gejala raja singa selama fase ini, penyakit ini kadang dapat berkembang menjadi stadium akhir sifilis (yaitu sifilis tersier), atau gejalanya mungkin tidak akan pernah kembali.

Sifilis Tersier

Tahukah Anda bahwa sekitar 15-30 % sifilis yang tidak diobati akan berkembang menjadi sifilis tersier, dan biasanya sifilis tersier terjadi 10-30 tahun setelah seseorang terinfeksi.

Gejala tahap ini meliputi kesulitan dalam mengkoordinasikan otot, mengalami mati rasa, kebutaan, demensia, kerusakan pada jantung, pembuluh darah, hati, tulang, dan persendian dan yang lebih mengerikan adalah mengalami kematian kadang terjadi karena kerusakan organ.

Sifilis Kongenital

Sifilis kongenital ataupun sifilis yang biasanya dialami oleh ibu hamil ditularkan melalui infeksi yang ditularkan dari ibu ke anaknya yang belum lahir melalui plasenta, dan juga selama proses persalinan.

Kebanyakan bayi yang baru lahir dengan sifilis tidak menunjukkan gejala, namun gejalanya bisa meliputi ruam, tuli, kelainan gigi pada bayi, dan jatuhnya tulang hidung atau disebut sebagai pelana hidung.

 

 



Bagi masyarakat di Indonesia yang minoritas nya beragama Islam pastinya sunat ataupun khitan merupakan sesuatu hal yang wajib dilakukan bagi seorang pria yang sudah balig apalagi hukum sunat tersebut adalah wajib bagi seorang pria.

Sunat adalah memotong kulup yang menutupi kepala Mr P sehingga tidak ada lagi sisa air kencing yang tertahan dan dengan demikian sunat menjadikan tubuh bebas dari najis, namun sebenarnya masih banyak lagi manfaat sunat di Klinik Gracia Cideng bagi kesehatan pria.

Biasanya seorang anak di sunat ketika kenaikan kelas 3-5 SD, karena pada anak seumuran tersebut lebih mudah diberi pengertian dan belum terlalu besar usianya, karena jika sudah terlalu besar usia anak tersebut di khawatir kan menjadi malu bila di sunat laser.

Sejarah Sunat Dalam Kehidupan Manusia

Dari beberapa penelitian mengenai masalah khitan organisasi kesehatan dunia (WHO) menyebutkan bahwa di Mesir tradisi semacam ini telah dilakukan jauh sebelum agama Islam lahir.

Data menunjukkan bahwa praktek-praktek tersebut telah dilakukan di sebelah selatan Afrika kira-kira sejak 6000 tahun yang lalu, bahkan terdapat bukti-bukti atau gambar-gambar relief dari zaman Mesir pada tahun 2800 sebelum masehi.

Sementara itu, di Indonesia mengenal sunat sebelum Islam datang, seperti masyarakat Banten misalnya. Dalam sebuah catatan sejarah permulaan masuknya agama Islam di wilayah kerajaan Pajajaran, kropok cerita Parahiayangan diungkapkan bahwa: “Sumbelihan niat inya bresih suci wasah, disunat ka tukangnya jati sunda teka”.

Terjemahannya adalah sebagai berikut: “Disunat agar terjaga dari kotoran, bersih suci bila dibasuh. 

Disunat pada akhirnya merupakan kebiasaan adat Sunda yang sesungguhnya”, dari catatan tersebut dapat ditafsirkan bahwa tradisi khitan (laki-laki dan perempuan) telah dikenal oleh masyarakat Sunda jauh sebelum Islam berkembang di wilayah tersebut.

Kedatangan Islam yang memuat ajaran tentang khitan terutama khitan laki-laki merupakan penyempurnaan religi atas adat dan tradisi yang telah lama dianutnya.

Manfaat Sunat Bagi Kesehatan Pria:

Seperti yang diungkapkan para ahli kedokteran bahwa sunat mempunyai manfaat bagi kesehatan karena membuang anggota tubuh yang menjadi tempat persembunyian kotoran, virus, najis dan bau yang tidak sedap.

Berikut dibawah ini adalah berbagai macam manfaat sunat lainnya bagi kesehatan pria diantaranya adalah sebagai berikut:

Membuat Lebih Mudah Membersihkan Mr P

Sunat membuat pria lebih mudah mencuci dan membersihkan Mr P sehingga kebersihannya terjaga. Sedangkan pria yang tidak disunat, sulit untuk menjaga kebersihan area Mr P karena adanya kulup yang menutupi.

Mengurangi Risiko Infeksi Saluran Kemih

Sunat dapat mengurangi risiko infeksi saluran kemih karena kulup dihilangkan, yang biasanya menjadi tempat berkembangnya kuman. Selain itu, pria yang disunat juga akan mengurangi risiko infeksi tersebut pada pasangannya.

Mengurangi Risiko Infeksi Menular Seksual

Sunat dapat mengurangi risiko infeksi penyakit menular seksual (IMS), termasuk HIV. Namun tentu saja, melakukan seks yang aman tetap menjadi hal yang penting.

Mencegah Terjadinya Masalah Pada Mr P

Salah satunya, kulup pada Mr P yang tidak disunat terkadang sulit ditarik ke atas (fimosis). Hal ini dapat menyebabkan peradangan di kulup atau kepala penis.

Sunat Dapat Mengurangi Risiko Kanker Mr P

Walaupun jenis kanker ini sangat jarang, namun umumnya pria yang disunat memiliki risiko lebih kecil. Selain itu, wanita yang memiliki pasangan pria yang sudah disunat pun kecil kemungkinannya terkena kanker serviks.

Itulah tadi sejarah sunat dalam kehidupan manusia serta manfaat bagi kesehatan pria dan semoga saja artikel ini dapat menambah wawasan Anda.

 

Mungkin banyak orang awam termasuk Anda yang belum mengetahui penyakit kelamin herpes ini. Ya, penyakit herpes atau yang biasa disebut penyakit cacar merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya gelembung-gelembung berisi air secara berkelompok di bagian tubuh. Selain herpes, penyakit sifilis juga perlu anda waspadai.

Biasanya sih jika Anda terserang penyakit ini akan merasakan gatal-gatal dan jika gelembung airnya dipecahkan maka bisa terasa perih.

Dan ternyata masih banyak dari kita yang belum mengetahui bahwa penyakit herpes ini ada terbagi ke dalam 2 macam golongan. Yang pertama Herpes Simplex dan Herpes Zoster, persamaannya adalah keduanya disebabkan oleh virus.
  • Herpes Simplex Virus-1 (HSV-1), merupakan virus yang menyerang bagian mulut atau pinggang ke atas. Dan juga virus HSV 1 seperti sariawan di mulut bibir dan ruam lepuh lainnya.
  • Herpes Simplex virus-2 (HSV-2), merupakan virus yang menyerang bagian pinggang ke bawah, biasanya sih pada bagian kelamin sehingga biasa disebut dengan Herpes Genitalis.
Perlu dicatat juga yah bahwa HSV2 (herpes genitalis) tidak bisa menular melalui udara, tetapi bisa juga menular melalui hubungan badan.

Herpes Zoster

Herpes zoster ataupun yang biasa disebut cacar ular merupakan penyakit infeksi pada kulit. Namun perbedaan yang sangat mencolok antara herpes cacar air dengan apa itu herpes zoster memiliki ciri-ciri cacar gelembung pada bagian tertentu.

Lalu apa sih penyebab herpes?

  • Umumnya penyebab Herpes Simplex Virus-1 (HSV-1), adalah tertular oleh orang yang sedang menderita oleh penyakit herpes tersebut.
  • Umumnya penyebab Herpes Simplex Virus-2 (HSV-2), adalah ditularkan melalui hubungan badan dengan orang yang menderita penyakit ini dan gejalanya adalah adanya luka luka kecil di area kelamin. Bahkan bahayanya lagi penyakit Herpes Simplex Virus-2 (HSV-2) dapat menyebabkan cacat pada bayi lho jika diderita oleh ibu hamil.
  • Umumnya penyebab Herpes zoster atau yang biasa disebut cacar ular adalah karena setelah cacar airnya sembuh masih terdapat virus nakal yang masih hidup di simpul saraf dalam tubuh manusia.

Lalu bagaimanakah mencegah penyakit herpes?

Sebenarnya bukanlah hal sulit untuk mencegah penyakit herpes tersebut yaitu dengan; mengkonsumsi makanan yang bergizi, berolahraga, cukup istirahat, serta jangan lupa yah untuk menghindari dari yang namanya stress dalam kehidupan Anda.

Begini cara pertolongan awal penyakit herpes

  • Beberapa orang menemukan bahwa dengan mandi di air asin dapat membantu untuk meringankan gejala herpes.
  • Kompres es bisa membantu. Pastikan es dibungkus dalam sesuatu contohnya ke dalam kain dll, dan juga perlu untuk diingat yah untuk tidak mengompres es langsung ke kulit.
  • Terapkan Vaseline (atau beberapa petroleum jelly lainnya) ke daerah yang terkena penyakit herpes.
  • Hindari pakaian maupun menggunakan celana ketat di sekitar daerah yang terkena penyakit herpes.
  • Cuci tangan secara menyeluruh, terutama setelah menyentuh daerah yang terkena penyakit herpes.
  • Poin terakhir ini tentunya sangat penting untuk Anda catat, yaitu agar bisa menahan diri dari berhubungan badan dengan pasangan Anda sampai penyakit herpes telah hilang yah.
Mungkin sebagian besar dari kita belum mengetahui yang namanya penyakit raja singa. Lalu apa sih penyakit raja singa itu? Apakah berbahaya bagi manusia? Nah jika Anda penasaran maka simak terus yah artikel ini karena kami akan membahasnya sampai tuntas.

Penyakit raja singa ataupun yang biasa disebut sipilis merupakan salah satu jenis penyakit kelamin yang menyerang karena adanya infeksi bakteri spirochaeta pallida yang sekarang lazim disebut treponema pallidum.

Bakteri ini berbentuk spiral berwarna putih dan lekas mati di luar tubuh manusia. Penularannya sebagian besar terjadi melalui hubungan kelamin akibat dari berhubungan seks dengan seseorang yang telah terinfeksi dan juga dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan penderita penyakit raja singa. Wah mengerikan juga yah.

Lalu siapa sajakah yang bisa terserang penyakit raja singa ini?

Ternyata orang - orang yang paling berisiko tertular sifilis merupakan orang - orang yang berhubungan seks tanpa kondom (anal, vagina, dan oral), pria yang berhubungan badan dengan laki-laki, orang-orang dengan HIV, dan orang-orang dengan suka berhubungan badan. Namun nyatanya penyakit sipilis juga dapat diderita oleh kaum wanita juga lho. Gejala raja singa pada kaum wanita dengan munculnya luka yang kemerahan di daerah bagian intim Mr V.

Seringkali penderita juga mengalami demam  yang berlangsung selama 1 sampai 2 minggu. Dan bahayanya jika penyakit raja singa ini tidak segera diobati dengan benar maka bisa memicu penyakit mengerikan seperti penyakit jantung.

Contoh Penyakit Raja Singa di Indonesia

Lain ladang lain ilalang, ya begitulah kata kiasan dari penyakit ini karena di negeri tercinta kita di Indonesia penularan raja singa pernah terjadi melalui ibu ke anak dalam uterus. Ketika Treponema Pallidum menginfeksi maka bakteri tersebut bisa sampai ke kelenjar getah bening terdekat, lalu menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah, seperti dikutip laman obatherbaldenature.

Penyakit raja singa juga bisa menginfeksi janin yang berada dalam kandungan sehingga dapat menyebabkan cacat bawaan dari kandungan ibu. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh Sipilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. Waduh ternyata penyakit raja singa ini sangat berbahaya dan mengerikan yah ??

Begini Cara Mencegah Penyakit Raja Singa

  • Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menghindari kontak langsung atau tidak berhubungan badan dengan penderita penyakit kelamin lainnya.
  • Menggunakan kondom saat berhubungan intim merupakan pencegahan penyakit raja singa yang cukup ampuh.
  • Selalu melaksanakan pemeriksaaj medis jika Anda aktif secara seksual . Hal ini untuk mehindari penularan penyakit tersebut

Cara Pengobatan Raja Singa

Nah, jika Anda maupun ada kerabat yang saat ini menderita penyakit raja singa maka jangan khawatir yah karena Anda saat ini sudah berada di website yang tepat.

Penyakit Influenza, atau flu, adalah infeksi virus yang menyerang paru-paru, hidung, dan tenggorokan. Ini adalah penyakit pernapasan menular dengan gejala mulai dari yang ringan sampai berat.


Karena flu dan pilek memiliki gejala yang sama, bisa sulit untuk membedakan antara dua penyakit. Dalam kebanyakan kasus, gejala flu yang lebih parah dan berlangsung lebih lama dari pilek biasa.

Siapapun bisa menjadi sakit dengan flu, tetapi beberapa orang memiliki risiko lebih tinggi untuk infeksi. Ini termasuk anak di bawah usia 5 tahun dan orang dewasa yang lebih tua dari 65 tahun.

Risiko penyakit influenza juga meningkat, jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh lemah atau jika Anda memiliki penyakit kronis, seperti:

Apa Saja Gejala Penyakit Influenza?

Pada awalnya, flu dapat meniru pilek. Gejala awal mungkin termasuk sakit tenggorokan, bersin, atau ingusan. Beberapa gejala yang berlangsung :

  • Demam
  • Otot pegal
  • Tubuh Mengigil
  • Berkeringat
  • Sakit kepala
  • Batuk kering
  • Hidung tersumbat
  • Merasa kelalahan dan lemah

Penyakit Influenza biasanya tidak memerlukan pengobatan dokter. Gejala sering membaik dengan pengobatan rumah dalam waktu sekitar seminggu. Anda dapat meredakan gejala dengan obat umum flu dan pilek. Ini juga penting untuk banyak istirahat dan minum banyak cairan, konsumsi ikan mas juga baik untuk kesehatan.

Namun, Anda dapat meminta dokter mengenai obat antivirus. Diambil dalam 48 jam pertama gejala, antivirus dapat mengurangi waktu dan tingkat keparahan flu.

Komplikasi Penyakit Flu

Kebanyakan orang sembuh dari flu tanpa komplikasi. Tapi kadang-kadang, infeksi sekunder dapat berkembang, seperti pneumonia, bronkitis, atau infeksi telinga.

Jika gejala hilang, dan kemudian kembali beberapa hari kemudian Anda mungkin memiliki infeksi sekunder. Segeralah ke dokter jika Anda menduga infeksi sekunder. Jika tidak diobati, pneumonia dapat mengancam jiwa.

Bagaimana Cara Flu Menyebar?

Untuk melindungi diri terhadap flu, Anda perlu memahami bagaimana virus menyebar. flu sangat menular. Inilah sebabnya mengapa hal itu dapat menyebar dengan cepat pada semua lingkungan.

Penyakit Influenza memungkinkan untuk menginfeksi seseorang satu hari sebelum gejala dimulai, dan hingga lima sampai tujuh hari setelah Anda menjadi sakit. Setelah melakukan kontak dengan virus, Anda akan mulai menunjukkan gejala dalam waktu satu sampai empat hari.

Anda bahkan dapat menularkan virus kepada seseorang sebelum Anda menyadari bahwa Anda sedang sakit. Penyebaran flu yang paling utama adalah dari orang ke orang. Jika seseorang bersin, batuk, atau berbicara, tetesan dari orang yang terinfeksi menyebar ke udara. Jika tetesan ini menyentuh hidung atau mulut, Anda bisa menjadi sakit juga.

Anda juga bisa mendapatkan flu dari jabat tangan, pelukan, dan menyentuh permukaan atau benda yang terkontaminasi dengan virus. Inilah sebabnya mengapa Anda tidak harus berbagi peralatan atau gelas minum dengan siapa pun, terutama orang-orang sakit.

Bagaimana Penyakit Influenza Dicegah?

Karena risiko komplikasi, penting untuk melindungi diri sendiri dan keluarga Anda dari virus. Sejak virus flu dapat menyebar dari orang ke orang, pastikan Anda mencuci tangan Anda sering dengan sabun atau menggunakan tangan berbasis alkohol pembersih. Selain itu, hindari menyentuh hidung dan mulut dengan tangan Anda.

Virus flu dapat hidup di permukaan keras dan benda-benda selama dua sampai delapan jam. Gunakan tisu desinfektan atau semprot pada permukaan umumnya menyentuh di rumah atau di tempat kerja untuk lebih melindungi diri.


Jika Anda merawat seseorang dengan penyakit influenza, Gunakan masker wajah untuk melindungi diri. Anda dapat membantu menghentikan penyebaran flu dengan menutup batuk dan bersin. Hal terbaik untuk batuk atau bersin ke siku Anda, bukan tangan Anda.

Selain itu, pertimbangkan untuk mendapatkan vaksinasi flu tahunan. Vaksin ini dianjurkan untuk semua orang yang berusia di atas enam bulan. Vaksin melindungi terhadap strain umum dari virus flu. Meskipun vaksin tidak 100 persen efektif, dapat mengurangi risiko flu sebesar 50 persen menjadi 60 persen.

--------***--------

 

Penyakit kelamin sering kali terjadi pada seseorang yang tidak melakukan hubungan seksual secara sehat, seperti berganti-ganti pasangan, penyakit kelamin juga dapat disebabkan oleh kurangnya dalam menjaga kebersihan organ kelamin atau organ reproduksi.


Penyakit kelamin umumnya disebabkan oleh kuman, virus dan bakteri yang tumbuh secara tidak normal pada organ intim.

Penyakit organ reproduksi dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak aman. Wanita dalam keadaan hamil juga dapat menularkan penyakit pada kelamin yang dia alami pada calon bayi yang dia lahirkan kelak. Terdapat berbagai jenis penyakit kelamin yang harus anda ketahui. Pada sebagian orang penyakit pada kelamin sering kali dianggap tabu untuk dibicarakan sehingga, bagi seseorang yang terkena penyakit pada organ reproduksi, terkadang malu untuk menceritakan penyakit yang dialami.

Di bawah ini kami akan menjelaskan beberapa penyakit kelamin yang sering menginfeksi pria dan wanita yang aktif dalam hubungan seksual.

Jenis Penyakit Kelamin

  • Herpes, penyakit ini termasuk kategori penyakit menular seksual. Herpes dapat menginfeksi siapa saja, baik itu pria maupun wanita. penyakit ini ditularkan melalui hubungan seksual dengan pasangan yang terlebih dahulu terkena apa itu herpes. Penyakit ini tidak memiliki obat dan tidak bisa disembuhkan, penyakit ini hanya dapat dikurangi dampak dari gejala, pengobatan sesuai dengan hasil diagnosis dari dokter.
  • Gonore atau kencing nanah, merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri, beberapa orang yang beresiko terkena kencing nanah adalah seseorang yang aktif dalam berhubungan seksual dengan orang yang baru dikenal. Gejala yang mungkin anda dapati ketika anda terkena gonore adalah, keluarnya cairan dari alat kelamin, disertai rasa sakit yang luar biasa ketika buang air kecil.
  • Sifilis, penyakit organ reproduksi jenis ini disebabkan oleh bakteri spiroset yang dapat menular melalui hubungan seksual. Jika anda terkena sifilis saat hamil maka, sifilis dapat ditularkan ke janin selama kehamilan. Penyakit ini akan ditandai dengan tumbuhnya ruam pada area yang terkena sifilis.
  • Kutil kelamin, penyakit ini timbul diakibatkan oleh virus papilloma, atau HPV. Penyakit pada kelamin jenis ini juga disebabkan oleh kebiasaan hubungan seksual tanpa kondom dengan orang yang baru dikenal. Tidak semua jenis virus papilloma menyebabkan kutil kelamin. Kutil kelamin ditandai dengan munculnya daging kecil pada bagian kelamin. Penyakit ini dapat diobati dengan resep dari dokter.
  • Uretritis, penyakit ini menyerang pada bagian genital internal yaitu bagian uretra, wanita beresiko lebih besar terkena uretritis, dikarenakan sistem uretra pada wanita lebih pendek sehingga kuman mudah masuk kebagian dalam atau internal kelamin. Penyakit ini dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak menggunakan kondom.
  • Vaginitis, sesuai dengan namanya penyakit vaginitis hanya terkena pada wanita saja, penyakit ini merupakan peradangan pada vagina. Gejala penyakit ini pada umumnya akan merasakan gatal disertai nyeri yang luar biasa pada vagina, serta keluarnya cairan yang berlebihan dari dalam vagina.

Demikianlah artikel kami yang menjelaskan mengenai jenis penyakit pada kelamin pada pria dan wanita, dapat ditarik kesimpulan, rata-rata yang menyebabkan penyakit-penyakit di atas adalah hubungan seksual yang tidak sehat, dan kurangnya dalam menjaga kebersihan alat genital. Mulai dari sekarang agar memperbaiki kehidupan seksual anda, seperti penggunaan kondom ketika melakukan hubungan seksual terhadap orang yang baru dikenal, dan rawatlah alat kelamin anda dengan perawatan alami.

Jika anda mengalami penyakit-penyakit yang di atas sebaiknya anda segera ke dokter spesialis. Agar penyakit anda dapat didiagnosis secara tepat dan diberikan obat sesuai dengan kebutuhan anda. sehingga penyakit dapat sembuh dan tidak berulang.

--------***--------

Sariawan dalam bahasa medis disebut stomatitis. Sariawan adalah peradangan yang terjadi pada mukosa mulut (pada pipi bagian dalam), dan dapat menyerang selaput lendir pipi di bagian dalam, lidah, bibir bagian dalam, gusi dan langit-langit di sekitar rongga mulut.  Bercak atau luka sariawan dapat berkelompok maupun tunggal.

Sariawan termasuk penyakit ringan dan yang tidak berbahaya, tetapi sangat mengganggu karena dapat mengurangi kenikmatan dan selera makan. Makanan yang masuk akan bersentuhan dengan luka sariawan yang dapat menyebabkan rasa perih. Selain itu saat minum dan menggosok gigi juga bisa terasa perih karena bersentuhan dengan luka.

Jenis-Jenis Sariawan

 

Jenis jenis sariawan antara lain:

  1. Oral Thrush/Moniliasis: Penyebabnya adalah jamur albicans, banyak ditemui di lidah.
  2. Stomatitis Afthosa: Terjadi akibat benturan saat sikat gigi/benda lainnya maupun akibat tergigit sendiri.
  3. Stomatitis Herpetic: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks, lokasi di bagian belakang tenggorokan.

Penyebab Sariawan

 

Penyebab sariawan antara lain:

  • Daya tahan tubuh rendah.
  • Kebersihan mulut buruk, terjadi luka pada mulut akibat makan atau minum terlalu panas.
  • Alergi dan infeksi pada mulut.
  • Terjadi luka akibat menggosok gigi.
  • Kekurangan vitamin C dan B.

Pencegahan Sariawan

 

Cara mencegah sariawan antara lain:

  • Selalu menjaga kebersihan pada bagian mulut dan gigi.
  • Hati-hati ketika sedang menggosok gigi, jangan sampai membuat luka.
  • Menghindari makanan dan minuman yang panas.

Faktor Penyebab Sariawan

Sariawan merupakan salah satu gangguan kesehatan yang tidak berbahaya tetapi mengganggu, di sebabkan oleh infeksi. Sariawan pada mulut sangat mengganggu karena dapat menyebabkan tidak nyaman pada mulut. Semua orang pasti pernah mengalami sariawan.


Ada beberapa faktor penyebab yang dapat menyebabkan luka muncul di bagian mulut dan terasa sakit. Faktor penyebab sariawan antara lain infeksi bakteri di mulut, dan menimbulkan bekas seperti luka yang disebut dengan sariawan. Selain infeksi, faktor penyebab sariawan antara lain:

 

Kurang vitamin C adalah Salah satu faktor penyebab sariawan adalah karena kekurangan vitamin C. Vitamin C akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga mulut dan seluruh tubuh tidak dapat mudah terinfeksi oleh bakteri maupun virus.

 

Gigi Palsu dapat membantu sebagai pengganti gigi asli yang copot maupun keropos. Kekurangan gigi palsu adalah dapat menjadi faktor penyebab sariawan. Gigi palsu dapat menjadi penyebab sariawan jika ukuran tidak sesuai dengan ukuran gigi aslinya sehingga pada dinding mulut akan selalu tergores oleh gigi palsu sehingga menyebabkan luka sariawan.

 

Kebersihan Mulut yang tidak terjaga merupakan salah satu penyebab sariawan. Mulut kurang bersih dapat disebabkan karena tidak rajin menggosok gigi, sehingga menjadi kotor dan memudahkan bakteri tumbuh. Oleh karena itu, kebersihan mulut merupakan hal yang untuk menghindari terkena penyakit ini.

 

Mengkonsumsi obat-obatan kimia dapat menjadi salah satu sariawan. Selain itu rokok juga bisa menjadi penyebab gangguan kesehatan di mulut, oleh karena itu aktivitas merokok jangka panjang tidak baik untuk kesehatan mulut.

 

Benda Asing di mulut dapat berbentuk gigi palsu, maupun kawat gigi. Benda asing dapat menjadi faktor penyebab sariawan karena terjadi gesekan dengan dinding yang dapat menyebabkan luka.


Untuk anda yang tidak ingin mengalami penyakit ini, langkah yang paling tepat untuk melakukan pencegahan adalah dengan selalu menjaga kebersihan dan merawat dengan baik kesehatan mulut. Karena penyakit ini dapat menyerang siapa saja tanpa batasan usia dan keadaan.

--------***--------